Pimpinan Umum/Pemimpin Redaksi: Abdul Muis Syam; Pimpinan Perusahaan: Indrawati Sunge; Sekretaris Perusahaan: Carlos Hadju; Koordinator Liputan: Anton Busura

Jumat, 24 Agustus 2012

Rakyat Menderita, Karena Pemimpin yang tak Amanah



Gorontalo, (harapanrakyat):
SALAH satu hal yang telah sulit ditemui  di zaman kehidupan manusia seperti saat ini adalah pemimpin yang Amanah. Yakni pemimpin yang benar-benar menunaikan tugas dan tanggungjawabnya sebagaimana yang diharapkan rakyat.
 
Pemimpin yang banyak ditemui saat ini adalah justru pemimpin yang ingkar terhadap amanah. Yakni pemimpin yang tidak memiliki naluri pengabdian dan pengorbanan secara ikhlas kepada rakyat. Pemimpin seperti ini adalah pemimpin yang lebih mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok saja daripada kepentingan orang banyak. Intinya, amanah yang diberikan rakyat kepada pemimpin untuk memperjuangkan kesejahteraan hanya cerita indah yang tercecer lalu hilang tak berjejak di tengah jalan.

Dapat ditengok, ketika seorang pemimpin sudah duduk di kursi jabatannya yang empuk, maka saat itu pula rakyat sudah mulai berangsur-angsur dilupakan. Yang tak dilupa adalah justru bergegas mencari cara untuk memperoleh keuntungan diri sendiri. Seakan rakyat hanya bisa mendapatkan “bagian” setelah keuntungan diri sendiri telah terpenuhi. “Akibatnya, kondisi rakyat yang berekonomi lemah makin menderita,” lontar H. Feriyanto Mayulu, S.IKom, MH selaku Ketua DPW PAN Provinsi Gorontalo.

Sehingga itu Feriyanto Mayulu yang biasa disapa Eby ini pun mengajak kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dan terjebak dengan janji-janji manis yang justru membuat harapan rakyat makin gelap.

“Rakyat yang ma-sih hidup dalam garis kemiskinan tentunya memiliki harapan untuk dapat pula hidup dengan layak. Untuk mewujudkan harapan tersebut, tentunya adalah dengan bertekad untuk tidak lagi salah memilih pemimpin. Pilihlah yang benar-benar mampu mengambil kebijakan dan tindakan secara bijaksana serta arif untuk kepentingan masyarakat banyak, terutama rakyat kecil. Namun jika kembali memilih pemimpin yang salah dan yang tidak berpihak kepada kepentingan orang banyak, maka dipastikan rakyat pun kembali menderita,” ujar Eby.

Eby yang kini juga sebagai Wakil Walikota Gorontalo bahkan mengajak kepada masyarakat Kota Gorontalo, agar pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Gorontalo yang akan digelar pada tahun 2013 mendatang hendaknya tidak ekstrim menonjolkan perbedaan dan tidak mudah terprovakasi hingga melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan dan konflik antar-pendukung.

“Perbedaan kita hanyalah pada persoalan dan bentuk niat saja, mana calon pemimpin yang benar-benar mampu mengemban amanah rakyat dan mana yang hanya berniat untuk meraih kekuasaan demi memuaskan kelompok-kelompok tertentu saja,” jelas Eby.
 
Untuk itu, katanya, masyarakat jangan sampai keliru menetapkan pilihan. Sebab, sekali lagi, jika salah memilih, maka rakyat sendirilah yang lebih banyak merasakan kekecewaan, bahkan penderitaan akibat pemimpin yang tidak amanah. “Harapan rakyat hanya dapat terwujud dari pemimpin yang amanah,” tegas Eby.>ams

Tidak ada komentar:

Posting Komentar